Senin, 02 Mei 2016

Kampung Coklat, Blitar Rasa Baru

Blitar. Tak lengkap jika pulang ke kota kecil ini tanpa kuliner dan oleh-olehnya. Tahu bumbu, pecel puten, nasi jagung, sampai sumpil selalu membuat saya ketagihan ingin selalu pulang dan mencoba lagi. Buah tanggannya pun tak kalah menarik, opak gambir, wajik kletik, jenang, madu mongso, geti sampai sambel pecelnya menjadi khas tersendiri bagi saya. Hmmm, jadi pengen bahas kulinernya yaa.. Tulisan selanjutnya deh review kuliner Blitar, biar yang jauh-jauh pada pengen pulang ke Blitar.. hehehee..

Biar kekinian foto dulu dengan latar belakang tulisan Kampung Coklat
Yaaaps, Blitar yang menurut saya oleh-olehnya khas akan makanan "lawas" kini masyarakatnya mulai berinovasi ke makanan modern. Yang terbaru adalah Kampung Coklat, meskipun tidak ada yang istimewa dari segi rasa, dan cenderung sama rasanya dengan coklat pada umumnya kini wisatawan mulai tertarik untuk datang ke tempat ini. Yang membuat istimewa adalah 'penyajiannya' yang berbeda dan belum banyak di Indonesia. Disinilah pada akhirnya ada 'rasa' baru di Blitar.

Awal denger namanya Kampung Coklat sih kepikirannya ya sebuah kampung yang mempunyai UKM  pengolahan coklat. Dimana hampir setiap rumah pasti produksi dan menjual coklat. Tapi setelah baca dan denger review ternyata hanya ada satu toko dimana terdapat kebun coklat, tempat nongkronng semacam food court, dan tempat bermain anak. Hhhmm.. sempat agak ilfeel siih, tapi tetep aja bikin penasaran, dan akhirnya baru kemaren memutuskan untuk datang. Ternyata tempatnya pun ga jauh dari rumah saya, perjalanan hanya 15 menit saja dari Kota Blitar.

Itu dibelakang tulisan sejarah coklat, banyak ditempel tuh di dinding-dinding

Tepatnya di Desa Plosorejo Kademangan Kabupaten Blitar, di tahun 2014 lambat laun tempat ini mulai di kenal banyak orang, dan bener-bener mulai booming di tahun lalu. Singkat cerita pada akhirnya banyak orang bilang "tak lengkap rasanya datang ke Blitar tanpa mampir Kampung Coklat". Wells, pertama kali datang ga seburuk yang saya pikirkan siih ternyata.. Mau masuk bayar Lima Ribu Rupiah, mungkin ini digunakan untuk biaya perawatan yaa.. mungkin siih.. hehehe.. Mulai dari masuk di tembok-tembok sudah banyak tulisan tentang sejarah coklat di Indonesia. Di dalamnya juga ternyata tempatnya luas banget, mulai dari kebun kakao, galery coklat, cooking class room, food court yang menjual berbagai jenis makanan olahan coklat, tempat bermain anak, sampai dengan teraphy ikan pun adaa.. hihihiii

Di sini juga jual bibit kakao

Waiit.. Kayanya saya mulai lelah nulis yaa.. Banyak banget yang mau di tulis tapi habis jatuh, tangan ngilu semua.. huhuhuuu.. Share foto aja yaa.. Meskipun banyak yang ga bagus dan banyakan selfienya, ya di liat aja sih, dari pada ga ada.. hehehee..

Ini ruang cooking class, murah sekali harga per gramnya hanya 500,-. Biasaanya mereka yang datang hanya menghabiskan ga sampai 20.000, plus bonus bawa pulang coklat lolipop
Cooking class
Itu ruangan untuk packing coklat yang di jual di galery coklat. Ga kliatan yaa?? Ya yakinlah itu ruangan untuk packing coklat. hehehee
Minuman coklatnya enak, wajib beli kalo kesini, kalo es krimnya biasa aja siih sama kaya cone-cone yang du jual di pasaran
ini Mie Coklat, harganya cuma 7.000 saja. Soal rasa? Silahkan datang dan di coba.. hehehhee
Semua produk di Kampung Coklat ini namanya Gusant, entah kenapa saya juga lupa belum tanya
Dari banyak produk yang du jual di Galery, ini produk paling enak versi saya. Bubuk coklat murni ini rasanya ga kalah sama merk-merk import yang d jual di pasaran. Harganya pun sangat terjangkau.

tempat bermainnya lumayan gede kalo ga salah sih ini gratis.. Kalo ga salah lho yaa..
Ini yang menurut saya unik dan sedikit ga nyambung. Ada kolam theraphy ikan, sekali coba 5.000 saja
Yang bikin tambah betah disini ada live musicnya. Duduk cantik mimum coklat sambil dengerin musik

Tapi overall sebenernya lumayan bagus untuk jujukan jika berkunjung di Kota atau Kabupaten Blitar.. Next time kalo pulang bolehlah datang lagi ke sini dan nyoba wisata laiinya. Karena ada juga Wisata Ngudek Jenang yang tempatnya ga jauh dari Kampung Coklat.. See youu..

----------
Jangan Lupa Bahagia ^^













Tidak ada komentar:

Posting Komentar