Senin, 29 Februari 2016

Yuuk lengkapi dokumen diri


Happy Monday All..


Mau berbagi info nih tentang kelengkapan dokumen diri.

Ternyata banyak juga ya penduduk malang yang belum melengkapi dokumen diri mulai dari KK, KTP, atau akta kelahiran? Hayoo ngaku siapa yang belum punya?? Heheheee.. Yuuk segera dilengkapi, karena syaratnya sangat mudah, prosesnya cepat, dan Gratis tanpa dipungut biaya.


Nah, ngomongin soal GRATIS, beberapa waktu yang lalu Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil (dispendukcapil) Kota Malang melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN dan RB) menandatangani piagam pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi. Makanya tuh sekarang di setiap kelurahan di meja Mbak-Mbak Atau Mas-Mas dispendukcapil yang cantik-cantik termasuk saya dan ganteng-ganteng ada tulisan “Terima Kasih, untuk tidak memberikan imbalan apapun kepada petugas kami”, so ingeett yaa GRATIS..

  
Kalo sudah Gratis ya harus dimudahkan yaa...

Pengurusannya pun juga sudah sangat memudahkan pemohon (masyarakat). Karena sekarang untuk membuat KK, KTP, Akta Lahir, Akta Mati cukup hanya sampai kelurahan no Kantor Kecamatan no Dispendukcapil. Jadi, yang rumahnya di ujung utara (Kelurahan Tasik Madu, Blimbing atau Pandanwangi) atau Barat (Kelurahan Tlogomas, donoyo, dkk) ga perlu susah-susah datang ke Dispendukcapil.

Lengkapi syaratnya dokumen pun jadi.

Masih banyak yang bilang “ngurus KK, KTP sekarang jadi ribet deh, masak ganti nama atau tanggal lahir aja harus pake akte, nah kalo ga punya akte harus ngurus-ngurus dulu, balik lagi menuhin syaratnya”

Naahh, pasti ada yang kaya gituuu.. yakaan?? Ya kaaan??



Kebiasannya pemohon kalo ngurus-ngurus dokumen pas lagi perlu aja, kalo nggak, besok-besok aja deeh.. Eh, pas mau nikah atau mau jalan-jalan keluar negeri ternyata antara kk sama ktp beda nama, nah mau mengubah di catatan sipil harus punya akte lahir, jadinya ngurus ktp kk dan akte lahir harus nunggu 14 hari kerja. Kalo udah gitu jadinya marah-marah, yang lama lah, ribet lah yang inilah yang itulah, dan blablablaa..


Ngomong soal akte lahir, sekarang syarat mengeluarkan dokumen pribadi apapun rujukan awal harus ada akte lahir yaa, mulai dari surat nikah, pembetulan KK, KTP, mau masuk sekolah, mau haji ataupun yang mau pensiun pasti yang namanya akta lahir dibutuhkan. Hal ini dilakukan agar nama kita sesuai atau sama mulai lahir sampai kita mati nanti. Kenapa harus akta lahir sebagai rujukan pertama? jadi logikanya kita lahir dokumen pertama yang kita miliki pasti akta lahir kan ya? jadi untuk nama di KK, KTP, Ijazah, Surat Nikah, sampai Akta kematian merujuknya pasti di akta kelahiran. Nah, untuk yang sudah sepuh-sepuh ada pengecualian. Jadi, untuk mereka yang umurnya di atas 55 tahun berubahan di KTP KK boleh hanya menyertakan Surat Nikah saja.


Mengubah nama, tanggal lahir, dan agama, di Kartu Keluarga (KK) bisa dilakukan dengan hanya 3 hari kerja (sabtu-minggu tidak terhitung yaa..) asal ada rujukan yang jelas. Untuk pengubahan nama dan tanggal lahir harus ada akte lahir, dan mengganti agama harus ada surat keterangan dari gereja atau masjid. Untuk KTP lebih lama sedikit yaa yaitu 7 hari kerja. Akta kelahiran dan akta kematian tanpa pengajuan KK atau KTP juga 7 hari kerja, untuk 1 paket Akte, KK, dan KTP, maksimal 14 hari kerja. Apabila ada yang kurang persyaratan pasti akan di hubungi Mbak-Mas yang cantik dan ganteng via telfon atau SMS.


Hhmm.. sudah gratis, mudah, dan cepat.. buruan deeh kalo ada yang ga beres di KTP dan KK segera di urus di kantor kelurahan setempat, tapi jangan lupa yaa bawa pengantar dari RT dan RW..


Selamat Siang dari saya yang tumben-tumbennya lagi sepi pelayan di kelurahan Bandungrejosari.

Kamis, 25 Februari 2016

Saya Masih Belajar Menulis

Semangat pagii...
Duuh kaya di MLM aja ya bilang semangat pagi. Tapi emang bener sih mereka menggunakan salam semangat pagi untuk memotivasi diri agar semangat berjuang merubah hidupnya menjadi lebih baik, meskipun ada lah yaa yang ngawur.. Lhaa, ini kenapa jadi ngomongin MLM yaa.. hihiihii..

Pagi ini mumpung kelurahan sepi lebih baik digunakan buat nulis. Sempet kuliah jurnalistik, tapi ga bisa nulis, kasian banget ya hidup saya. Lama banget pengen bisa nulis kaya blogger-blogger lainnya, tapi apa daya, punya niat tapi ga dikerjakan alias pemalas.
Pas niat gini, pas tugas di kelurahan yang ramenya ga karuan. Dulu kemana aja niat saya ya pas di ditempatkan di kelurahan yang sepi pake banget??

Well, sedikit perkenalan lagi boleh lah yaa..
Saya Citra Juang Asmara, banyak yang bilang nama saya antik. Saya pun kadang juga masih merasa aneh dengan nama saya. Tapi bukan berarti saya ga suka lho, karena ibu dan abah saya ngasih nama ini penuh dengan perjuangan, makanya nama saya ada JUANG nya..
Sekarang sedang bekerja sebagai tenaga bantu di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISPENDUKCAPIL) Kota Malang. 

Cerita tentang Dispendukcapil Kota Malang sekarang kepengurusan KK, KTP, Akta Lahir, Akta Mati di Kota Malang cukup sampai kelurahan saja dan GRATIS tanpa dipungut biaya. Makanya Dispendukcapil menempatkan orang-orang seperti saya di 57 Kelurahan di Kota Malang.
Karena sudah ada tenaga bantu seperti saya, ngurus surat menyurat juga lebih cepat. Sekedar info juga, ngurus akta lahir atau mati maksimal cuma 14 hari kerja lho, ga sampai bulan-bulanan gitu.

Ini sebagian kecil dari teman kerja saya yang di sebar di kelurahan di Kota Malang.

Sedikit cerita tentang pekerjaan saya yaa..
Kerja sebagai tenaga bantu administrasi kependudukan baru saya jalani pertengahan tahun 2015. Awal mula belajar pelayanan langsung ditempatkan di Kelurahan yang ramai dan masyarakatnya yang katanya keras alias sak karepe dewe. Tapi justru disitulah saya belajar banyak, belajar memahami pemohon, belajar sabar kalo tiba-tiba ada orang marah-marah terkait syarat dan aturan.
Bulan Oktober saya di pindah di salah satu kelurahan di Kecamatan Sukun. Kalo di Kelurahan sebelumnya saya tandem, di Kelurahan Kebonsari saya mulai mandiri. Penduduk di Kelurahan Kebonsari ga sebanyak Kelurahan sebelumnya, di kebonsari bisa di bilang sepi. Orang ngurus akte lahir atau mati di rata-rata per minggu ga sampai 10. KK atau KTP per bulan paling sekitaran 100-an.
Yang disayangkan ketika di Kebonsari adalah saya kurang bisa memanfaatkan waktu saya. Harusnya saya bisa nulis banyak banget dengan fasilitas yang sangat memadahi. Sayangnya saya sering ngobrol ga penting, buka FB, baca artikel atau mentok liat youtube. Duuh, ga berguna banget yaa.. hihihiii..
Awal bulan lalu di Dinas melakukan penyegaran lagi, dan saya pun dipindah lagi. Berharap ga dipindah sih, tapi ya kudu geser, dan dipindahlah saya di kelurahan Bandungrejosari. Pasti banyak yang asing dengan kelurahan ini? Saya pun baru tau kelurahan ini tahun lalu pas kerja di Dispendukcapil. Bandungrejosari deket sama rumah saya tinggal, lebih tepatnya di Depan Universitas Kanjuruhan Malang. Jadi Kalo ada cewek cantik berjilbab dan berkacamata di pojok kiri, itulah saya. Saya siap melayani warga Bandungrejosari dengan sepenuh hati ;) .

hhmm.. Nulisnya masih glambyar yaa.. Harap maklum masih newbie
Secepatnya deh belajar nulis lagi, sekarang makan siang dulu yaa.. ;)
Selamat Siang, selamat beraktifitas..


Minggu, 21 Februari 2016

Surat Cinta Dari Abah di 50 Hari Kepergian Ibu



Di Hari ke 50 setelah kepergian Ibu, pagi setelah sholat subuh tiba-tiba Abah mengirimkan pesan via whats app grup keluarga Nurhadi Fams.
Belum sampai paragraf ke 3 sudah mau nangis. Ga mau nagis bombai pagi-pagi siih.
Akhirnya copy paste aja dan save. Mau baca kalo sudah siap lahir batin.
Dan baru siangnya brani baca, dan hasilnya tetep aja nangis dan nangis...
Sampe nulis ini pun masih aja nangis..

MENGENANG HARI KE 50 KEPERGIANMU


Dengan tangan gemetar dan cucuran airmata 
yang tak terbendung ku tulis puisi ini..

Istriku yg ku sayangi
Tak tersa kita berpisah sudah 50 hari.
Dan tak akan bertemu wajahmu lagi..
Kecuali hanya potomu yg masih menempel di tembok rumah kita.

Istriku
Aku tetap membayangkan rupamu yang cantik  bersih dan polos.
Wajah yg ku kagumi semasa remaja.

Istriku
40 tahun aku bersamamu dalam keadaan papa
Kita berjuang bersama nenghadapi suka duka 
untuk meraih cita dan cibta.

Istriku
Aku masih ingat saat seharian hanya makan sekali???
Aku ingat rumah kita saat hujan bocor semua dan kita bingung tidur??

Istriku
Aku ingat saat kita berpisah beberapa lama demi masa depan kita..

Istriku
bukankah sudah aku sampaikan kepadamu bahwa kau adalah istri yang ku sayangi 
sekaligus pernah ki khianati??
Dan aku sudah minta maaf kepadamu??

Istriku
Selama kita bersama kau selalu melayaniku demi membahagiakan suamimu
Dan, akupun juga demikian kepadamu.

Masih segar dalam ingatanku di saat kau menuang minuman 
dalam lepek kecil di setiap pagi setelah pulang dari mushola
Semua kau lakukan demi agar bibirku tidak kepanasan.

Istriku
Kita bersama membesarkan ke empat putri kita..
Kau yang memberi warna jiwa mereka.

Istriku
Puncak hidup kita saat kita di panggil Allah untuk datang tempat suci..
Keceriaan kepuasan melingkupi jiwa kita..

Istriku
Kau pergi di saat cucu kita sudah bisa mengenali namamu.
"Nenek nenekku.."
Dan sekarang panggilan itu hanya kehampaan saja

Istriku
Sampaikah doaku di setiap habis solat siang malam yang sudah sampai kepadamu?

Dan juga anak anakmu??
Ah sayang anakmu tidak tertib sembahyang,
padahal doa yang mustajab adalah doa anak sholeh 
yg di ucapkan stelah usai sholat..

Istriku
Jangan kawatir aku tidak lupa selalu berdoa untukmu.

Istriku
Kau tulus berjuang demi anak2mu semua. 
Demi.masa depan mereka. 
Dan kepergianmu juga pada saat kita memperjuangkan kesejahteraan anak kita.

Istriku
Maafkan aku kalau aku tidak bisa melaksanakan pesan 
dan amanahmu di saat kamu masih hidup.

KARENA HAL ITU MENYANGKUT HARKAT DAN KEPRIBADIANNYA.