Di Hari ke 50 setelah kepergian Ibu, pagi setelah sholat subuh tiba-tiba Abah mengirimkan pesan via whats app grup keluarga Nurhadi Fams.
Belum sampai paragraf ke 3 sudah mau nangis. Ga mau nagis bombai pagi-pagi siih.
Akhirnya copy paste aja dan save. Mau baca kalo sudah siap lahir batin.
Dan baru siangnya brani baca, dan hasilnya tetep aja nangis dan nangis...
Sampe nulis ini pun masih aja nangis..
MENGENANG HARI KE 50 KEPERGIANMU
Dengan tangan gemetar dan cucuran airmata
yang tak terbendung ku tulis puisi ini..
Istriku yg ku sayangi
Tak tersa kita berpisah sudah 50 hari.
Dan tak akan bertemu wajahmu lagi..
Kecuali hanya potomu yg masih menempel di tembok rumah kita.
Istriku
Aku tetap membayangkan rupamu yang cantik bersih dan polos.
Wajah yg ku kagumi semasa remaja.
Istriku
40 tahun aku bersamamu dalam keadaan papa
Kita berjuang bersama nenghadapi suka duka
untuk meraih cita dan cibta.
Istriku
Aku masih ingat saat seharian hanya makan sekali???
Aku ingat rumah kita saat hujan bocor semua dan kita bingung tidur??
Istriku
Aku ingat saat kita berpisah beberapa lama demi masa depan kita..
Istriku
bukankah sudah aku sampaikan kepadamu bahwa kau adalah istri yang ku sayangi
sekaligus pernah ki khianati??
Dan aku sudah minta maaf kepadamu??
Istriku
Selama kita bersama kau selalu melayaniku demi membahagiakan suamimu
Dan, akupun juga demikian kepadamu.
Masih segar dalam ingatanku di saat kau menuang minuman
dalam lepek kecil di setiap pagi setelah pulang dari mushola
Semua kau lakukan demi agar bibirku tidak kepanasan.
Istriku
Kita bersama membesarkan ke empat putri kita..
Kau yang memberi warna jiwa mereka.
Istriku
Puncak hidup kita saat kita di panggil Allah untuk datang tempat suci..
Keceriaan kepuasan melingkupi jiwa kita..
Istriku
Kau pergi di saat cucu kita sudah bisa mengenali namamu.
"Nenek nenekku.."
Dan sekarang panggilan itu hanya kehampaan saja
Istriku
Sampaikah doaku di setiap habis solat siang malam yang sudah sampai kepadamu?
Dan juga anak anakmu??
Ah sayang anakmu tidak tertib sembahyang,
padahal doa yang mustajab adalah doa anak sholeh
yg di ucapkan stelah usai sholat..
Istriku
Jangan kawatir aku tidak lupa selalu berdoa untukmu.
Istriku
Kau tulus berjuang demi anak2mu semua.
Demi.masa depan mereka.
Dan kepergianmu juga pada saat kita memperjuangkan kesejahteraan anak kita.
Istriku
Maafkan aku kalau aku tidak bisa melaksanakan pesan
dan amanahmu di saat kamu masih hidup.
KARENA HAL ITU MENYANGKUT HARKAT DAN KEPRIBADIANNYA.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar